![]() |
| Ketua TPN OPM Jeffry P Bomanak (Foto Google) |
Nabire,UVUKTIMUR.COM—Organisasi Papua Merdeka Dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (Tpn Opm) Menegaskan Para Gubernur Dan Bupati Se Tanah Papua Jangan Manfaatkan Isu Kemerdekaan Papua Dan Konfilik Di Papua Sebagai Alasan Mendapatkan Dana Dari Jakarta
Untuk Meminta Dana Besar Di Jakarta , Gunakanlah Hikmat Tuhan Untuk Mewujudkan Jati Diri Dan Integritas Bangsa Papua, Serta Untuk Mewujudkan Kehendak Tuhan Dalam Lingkup Birokrasi Pemerintahan.
Tegas Yang Kuat Oleh Ketua Opm Jeffry P Bonak ,Apa Bilah Anda Memanfaatkan Isu Papua Merdeka Untuk Meminta Dana Dari Pemerintah Kolonial, Dengan Harapan Isu Kemerdekaan Papua Akan Padam. Namun, Jelas Jefry Jika Isu Kemerdekaan Papua Terus Berkobar, Maka Jakarta Akan Menganggap Anda Sebagai Pengkhianat Karena Anda Hanya Mencari Keuntungan Pribadi Melalui Korupsi.yang di terima via WhatsApp 18/12/2025.
Lanjut Bomanak ,Jangan Sekali-Kali Menggunakan Isu Papua Merdeka Dan Isu Perang Pembebasan Militer Tpnpb Opm Sebagai Alat Tawar-Menawar Untuk Meminta Dana Otonomi Khusus (Otsus) Dari Pemerintah Kolonial Nkri.
Dan sebua Pertanyaan Dan Beberpa Alasan Yang Mengeluarkan Ketua OPM Jefry P Bomanak.
Pertama, Perjuangan Kami, Tpnpb Opm, Melawan Kolonial Nkri Adalah Murni Sebuah Perang Pembebasan Nasional. Tujuan Kami Adalah Merebut Kembali Kemerdekaan Dan Kedaulatan Bangsa Papua Yang Telah Direnggut Secara Paksa Oleh Kolonial Melalui Aneksasi Pada Tanggal 1 Mei 1963 Dan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) Tahun 1969 Yang Tidak Demokratis. Semua Ini Terjadi Karena Ambisi Eksploitasi Kekayaan Alam Papua Sejak Tanggal 7 April 1967.
Alasan Kedua, Apabila Anda Terus-Menerus Memakai Isu Papua Merdeka Sebagai Alat Tawar-Menawar Untuk Meminta Dana Kepada Jakarta, Maka Anda Harus Menyadari Bahwa Nyawa Anda Sudah Menjadi Target Utama Kolonial. Ini Karena, Sampai Kapan Pun, Anda Tidak Akan Pernah Bisa Mematikan Atau Memadamkan Hak Dasar Rakyat Papua Untuk Merdeka, Baik Dengan Dana Otsus Maupun Dengan Berbagai Program Pembangunan Lainnya. Kemerdekaan Papua Adalah Harga Mati, Sebuah Wujud Harga Diri Dan Ideologi Bangsa.
Alasan Ketiga, Hanya Gubernur Yang Tidak Berpikir Rasional Lah Yang Selalu Meminta Dana Kepada Kolonial Dengan Dalih Papua Merdeka. Apakah Tidak Ada Argumen Lain Yang Lebih Substansial? Misalnya, Sudah Saatnya Negara Mengembalikan Hak Ekonomi Rakyat Papua, Mengingat Seluruh Kekayaan Alam Papua Telah Dieksploitasi Sejak Tahun 1967 Hingga Tahun 2025. Atau, Bagaimana Dengan Implementasi Perjanjian New York Antara Kolonial Nkri Untuk Membangun Papua? Atau, Jika Nkri Menganeksasi Papua, Apa Kewajiban Negara (State Obligation) Yang Harus Dipenuhi? Atau, Bagaimana Dengan Visi Eksistensi Kehidupan Dan Masa Depan Rakyat Papua Berdasarkan Jiwa Raga Otonomi Khusus (Otsus) Dan Lain-Lain Pugkasnya.
Bagi Para Boneka ,Kolonial, Jika Anda Ingin Terus Diperbudak, Maka Lanjut Ketua Opm, Anda Bisa Terus Merengek Di Hadapan Majikan Anda Dengan Alasan-Alasan Politik Usang Seperti Papua Merdeka, Konflik Perang, Dan Lain-Lain. Namun, Anda Harus Memahami Bahwa Semua Alasan Tersebut Justru Akan Membahayakan Nyawa Anda Sendiri.Jelanya.
Bertindaklah Dengan Bijaksana Dan Ambil Langkah-Langkah Untuk Melindungi Nyawa Anda, Nyawa Rakyat Papua, Serta Kelestarian Alam Semesta Bangsa Papua Yang Tersisa.Tutupnya.
(Editor:uvuktimur)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar