Mahasiswa/I Asal Paniai Se Kota Studi Nabire Merayakan Natal Bersama Dengan Thema Kelahiran Kristus Membawa Kebebasan Bagi Umat Tertindas - UVUKTIMUR I Berita dan Informasih Terkini

Breaking

Minggu, 14 Desember 2025

Mahasiswa/I Asal Paniai Se Kota Studi Nabire Merayakan Natal Bersama Dengan Thema Kelahiran Kristus Membawa Kebebasan Bagi Umat Tertindas

 


Saat Membawa Kesaksian dari Para Mahsiswa/i
 (Foto/awi Eco 14/12/25

NABIRE, UVUKTIMUR.COM - Mahasiswa dan mahasiswi asal Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, yang menempuh pendidikan di se Kota Nabire, sukses menyelenggarakan perayaan Natal bersama yang penuh makna. Perayaan tahun ini mengangkat tema mendalam: "Kelahiran Yesus Kristus Membawa Kebebasan Bagi Umat yang Tertindas." Tema ini dipilih untuk merefleksikan nilai-nilai pembebasan dan harapan yang universal yang dibawa oleh kelahiran Yesus Kristus.

Ibadah perayaan Natal bersama ini, yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi se-Kota Studi Nabire, dilaksanakan di Asrama Putra Kabupaten Paniai. Berlokasi di Jalan Kelapa II, Kelurahan Kali Bobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, asrama ini menjadi kebersamaan dan kekeluargaan yang erat di antara para pelajardan dalam ibada perayaan Natal.

Spanduk Thema Natal (Foto Awi Eco)
Dalam ibadah Natal yang khidmat ini, ditetapkan pula subtema yang memperkaya pemahaman  makna Natal atau Sub Thema: "Kasih Allah Telah Terwujud Melalui Anak Tunggal-Nya, Kita Telah Diselamatkan Oleh-Nya." Berlandaskan tema utama dan subtema ini, rangkaian ibadah diisi dengan beragam kegiatan rohani yang terstruktur dan menyentuh jiwa. Acara meliputi sesi pembukaan, protokol ibadah, penampilan penyanyi lagu rohani, prosesi penyalaan lilin sebagai simbol terang, ibadah inti sebagai puncak acara, sesi kesaksian iman, hingga tradisi pemberian hadiah Natal. Demikian laporan yang disampaikan oleh wartawan www.uvuktimur.com Awi Ecopa pada  tanggal 14 Desember 2025.

Parah Mahasiswa/iyang hadir dalamibada (Foto/Ecopa
Fokus utama ibadah inti perayaan Natal adalah pembacaan Firman Tuhan dari Kitab Injil Yohanes pasal 3 ayat 16. dengan pesan kasih Allah yang agung ini, disampaikan dan dijelaskan oleh Dance Yeimo, seorang mahasiswa Alkitab. Dalam penjelasannya, Dance Yeimo mengaitkan Firman tersebut dengan tema besar "Kelahiran Yesus Kristus Membawa Kebebasan Bagi Umat yang Tertindas," mengajak seluruh hadirin merenungkan makna kebebasan spiritual yang dianugerahkan melalui kelahiran Kristus.


Setelah penyampaian Firman Tuhan, acara dilanjutkan dengan sesi kesaksian iman yang dibawakan oleh enam kelompok mahasiswa, memperkaya suasana ibadah dengan berbagi pengalaman spiritual. Sesi ini kemudian diikuti dengan sambutan-sambutan inspiratif. Sambutan kehormatan disampaikan oleh perwakilan alumni, Hans Bunai S.Ap, dan perwakilan pembina, Paulus Tenouye S.Pt, yang keduanya memberikan motivasi dan pesan-pesan berharga bagi para mahasiswa.

Pemberihan Hadia 9Foto Awi Eco)
Usai sesi sambutan yang sarat pesan, acara dilanjutkan dengan momen yang dinantikan, yakni pemberian kado Natal kepada seluruh mahasiswa oleh panitia penyelenggara, para pembina, dan senior. Momen ini menandai penutup rangkaian acara resmi. Seluruh kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah yang hangat, di mana para peserta dapat berinteraksi lebih santai,dan  acara ditutup.(*)


Liput:Awi Ecopa
Editor:admin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar