![]() |
| Benyamin Natanyahu Perdana Mendri Israel |
PANIAI, UVUKTIMUR.COM – Menjelang perayaan Natal 2025 yang sakral dan penuh makna, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan tulus menyampaikan ucapan selamat serta salam hangat kepada seluruh umat Kristiani di berbagai belahan dunia.
Pada tanggal 24 Desember 2025, portal berita www.uvuktimur.com mengutip rekaman video resmi yang diterbitkan langsung dari Kantor Perdana Menteri di Yerusalem, kota yang dihormati sebagai pusat spiritual dan Ibu Kota abadi Israel. Melalui akun Twitter resminya, Benjamin Netanyahu menegaskan posisi Israel sebagai pusat spiritual yang penting dan krusial bagi umat Kristiani di seluruh dunia. "Dengan sukacita dan penuh kebahagiaan, kami menyampaikan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani, baik yang berdiam di Israel maupun di penjuru dunia yang luas,".
Lebih lanjut, Perdana Menteri menjelaskan bahwa Pemerintah Israel, secara konsisten dan setiap tahun, selalu mempersiapkan dan memasang Pohon Natal yang megah di Yerusalem yang Kota suci israel . Namun, ia juga menyoroti perbedaan mencolok dan mengkhawatirkan yang terjadi di wilayah Palestina, di mana gereja-gereja Kristen di Tanah Suci kerap menjadi sasaran pembakaran Pohon Natal. "Inilah yang secara fundamental membedakan kami; Israel senantiasa berdiri tegak membela hak-hak asasi umat Kristen di seluruh wilayahnya dari segala bentuk diskriminasi, penindasan, dan penganiayaan yang mereka alami," tegasnya dengan nada prihatin.
Benjamin Netanyahu menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, populasi umat Kristen di wilayah Israel terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Namun, pada saat yang sama, ia menyoroti bahwa tindakan diskriminasi dan penganiayaan terhadap umat Kristen di berbagai negara lain telah mengalami penurunan drastis, termasuk di Irak, Suriah, Lebanon, Turki, dan wilayah Otoritas Palestina. Perdana Menteri menekankan fakta sejarah yang signifikan: "Pada masa kelahiran Yesus Kristus di Betlehem, yang saat itu merupakan bagian dari Palestina, sekitar 80% dari populasi adalah umat Kristen."itulah yang kami masih Pengang kuat.
"Segala bentuk diskriminasi, penindasan, dan penganiayaan yang menimpa umat Kristen harus segera dihentikan tanpa pengecualian. Saya pribadi menaruh perhatian yang sangat serius dan mendalam terhadap kasus-kasus penganiayaan umat Kristen yang terjadi di negara Nigeria," ujarnya dengan keprihatinan mendalam.
"Saya ingin mengucapkan Selamat Natal yang penuh berkat kepada seluruh umat Kristiani di seluruh penjuru dunia, di mana pun Anda merayakan Natal pada tahun 2025 ini,"tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar